Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Supir Truk Tampar Kasir Supermarket karena Tidak Merapikan Belanjaan Istrinya dengan Baik



 Supir Truk Tampar Kasir Supermarket Sedang Hamil 5 Bulan, Karena Kurang Merapikan Belanjaan Istrinya

Tidak membutuhkan banyak hal untuk bersikap baik kepada setiap orang.

Jika Anda tidak memiliki keterampilan untuk bersikap sopan.

Paling tidak yang dapat Anda lakukan adalah tidak menyalahgunakannya.

Baru-baru ini, seorang pengemudi truk terekam menampar seorang pekerja swalayan yang sedang hamil 5 bulan.

Video dirinya menampar kasir menjadi viral dan menuai kritikan netizen.



Netizen memarahi pria itu karena melakukan kekerasan karena kesalahpahaman kecil.

Berdasarkan video yang diposting di Info Roadblock JPJ / Polis, Diketahui pria itu berasal dari Klang kedapatan menampar kasir pada  Selasa, 1 Desember 2020.

Ini berawal ketika istri tersangka marah-marah kepada kasir karena tidak mengatur belanjaannya dengan baik.

Supir truk menampar kasir swalayan karena tidak merapikan belanjaan istrinya (Info Roadblock JPJ/Polis)

Karena sudah mendekati waktu penutupan, kasir dikabarkan sedang buru-buru mengatur barang-barang milik istri tersangka ke dalam kantong plastik.

Istri tersangka marah kepada kasir dan pergi ke luar toko untuk mengadu kepada suaminya.

Beberapa menit kemudian, suaminya memasuki toko dan mulai berdebat dengan kasir.

Kemudian sang suami menampar korban dengan amarah yang meluap.

Kapolsek Klang Utara Asisten Komisaris Nurulhuda Mohd Salleh mengatakan, pria berusia 38 tahun itu ditangkap tim polisi pada pukul 20.30 pada 1 Desember lalu.

Tersangka kemudian diberi jaminan polisi pada hari yang sama dan berkas penyelidikan akan dirujuk ke Kejaksaan untuk ditindaklanjuti.

Berdasarkan pemeriksaan tersangka, mereka menemukan empat catatan sebelumnya yang melibatkan kasus kriminal dan narkoba.

Kasus ini sedang diselidiki berdasarkan Bagian 323/506 KUHP.

sumber :  medan.tribunnews.com

Posting Komentar untuk "Supir Truk Tampar Kasir Supermarket karena Tidak Merapikan Belanjaan Istrinya dengan Baik "