Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

MIRIS ! Orangtua Santriwati Korban Pemerkosaan Guru Pesantren Menangis Saat Disodori Bayi 4 Bulan oleh Anaknya : "Dunia Serasa Kiamat"

 Alangkah kagetnya orangtua dari korban pemerkosaan yang dilakukan guru pesantren di Bandung kala sang anak pulang dan membawa bayi 4 bulan.

Orangtua korban langsung menangis mengetahui fakta bahwa anaknya telah dinodai oleh guru pesantren.

Mereka bahkan menganggap bahwa hidupnya sudah seperti kiamat.

Dikutip dari Kompas.com, berdasarkan keterangan dari Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Garut, Diah Kurniasari Gunawan, para orangtua merasa kecewa, marah dan berkecamuk kala mengetahui sang anak menjadi korban perkodaan guru di Cibiru, Bandung Jawa Barat.

Pelaku yakni Hery Wiryawan seorang guru pesantren yang memperkosa belasan santri hingga di antaranya sudah melahirkan.

Diah menceritakan, bagaimana pilunya momen pertemuan para orangtua dengan anak-anak mereka yang sedianya menuntut ilmu di pesantren.

Diah mengaku, seorang bapak tak kuasa menahan tangisnya, kala disodori bayi berusia 4 bulan oleh anaknya.

"Rasanya bagi mereka mungkin dunia ini kiamat, ada seorang bapak yang disodorkan anak usia 4 bulan oleh anaknya, enggak, semuanya nangis," kenang Diah.

Diah berujar, tak hanya berat menerima kenyataan bahwa anaknya menjadi korban, para orangtua ini juga bingung membayangkan masa depan anak-anak mereka nanti.

"Di kecamatan ini (lingkungan rumah korban), saya sampai datang beberapa kali nengok yang lahiran, ngurus sekolahnya, ketemu tokoh masyarakatnya," katanya.

Dari keterangan Diah, para orangtua korban ini bukanlah orang yang mampu.

Pasalnya, mereka biasanya adalah seorang buruh harian lepas, pedagang kecil dan petani yang tadinya merasa mendapatkan keuntungan dengan sang anak bisa berada di pesantren sambil sekolah gratis.

"Alhamdulillah, yang rasanya mereka (awalnya) tidak terima, namanya juga bayi, cucu darah daging mereka, akhirnya mereka rawat, walau saya menawarkan kalau ada yang tidak sanggup, saya siap membantu," katanya.

Diketahui, Herry Wiryawan alias HW memperkosa 12 santriwatinya.

Akibat kelakuan bejatnya itu, 8 korban yang rata-rata masih di bawah umur sudah melahirkan.

Belasan santriwati ini diperkosa HW sejak tahun 2016 hingga tahun 2021.

Kasus pemerkosaan dilakukan di yayasan pesantren, apartemen hingga hotel di Kota Bandung.

Posting Komentar untuk "MIRIS ! Orangtua Santriwati Korban Pemerkosaan Guru Pesantren Menangis Saat Disodori Bayi 4 Bulan oleh Anaknya : "Dunia Serasa Kiamat""