Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Emosi Karena di Bilang Bodoh dan Dungu, Remaja ini Nekat Perkosa dan Habisi Nyawa Ibu Guru SD di Sekolahnya

 


Tersangka pembunuhan seorang guru bernama Efriza Yuniar alias Yuyun yang mayatnya ditemukan di sekolah dasar di Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, ditangkap polisi.

Tersangka yang diketahui bernama Ardiansyah, warga Jalur V Marga Rahayu, Muara Telang, Banyuasin, ini baru berusia 18 tahun dan merupakan mantan murid korban.

Pelaku mengaku sempat menonton video porno sebelum memperkosa dan membunuh mantan guru SD-nya.



Perkosaan yang berujung pembunuhan itu terjadi pada Selasa (07/20).

Berdasarkan keterangan Kapolres Banyuasin, AKBP Danny Sianipar, Ardiansyah diketahui sudah mengetahui situasi rumah korban karena ia sering mengintip korban saat mandi.

"Ternyata hasil keterangan warga sekitar, ada tetangga korban yang memang sering ngintip korban pada saat mandi. Dari kecurigaan itu, para penyidik menjemputlah tersangka ini. Tapi pemicu kejadian tanggal 7 itu adalah yang bersangkutan habis nonton bokep, birahinya naik," katanya.

Dari pengakuannya, Ardiansyah tega membunuh gurunya lantaran dendam pernah dihina korban saat ia duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar.

Posting Komentar untuk "Emosi Karena di Bilang Bodoh dan Dungu, Remaja ini Nekat Perkosa dan Habisi Nyawa Ibu Guru SD di Sekolahnya"