Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

INNALILAHI, Sempat Sebut Allah-Allah dan Mengeluh Sakit, Sopir Ojol Meninggal Dunia



Pasangan suami istri (Pasutri) Muhdar dan Mistiyah tidak menyangka pertemuannya dengan Muchamad Pakih adalah yang pertama sekaligus terakhir. Sebab, sopir ojek online (ojol) tersebut meregang nyawa usai mengantar pasutri itu menuju Dusun Kapasan, Desa Batorasang, Kecamatan Tambelangan, Kamis (21/1).

Ceritanya, sekitar pukul 03.30, mistiyeh bersama suaminya berada di Terminal Bungurasih hendak pulang ke rumahnya di Dusun Kapasan, Desa Batorasang. 

Muchamad Pakih lalu menawarkan jasa tumpangan. Kemudian, disepakati ongkos antar ke Dusun Kapasan Rp 300 ribu. Selanjutnya, mereka berangkat menggunakan mobil nopol L 1912 IL.

Sebelum sampai di rumah penumpang, Muchamad Pakih mengeluh sakit. Kemudian, turun dari mobil dan minta penumpangnya mengerok punggungnya. 

Sekitar 15 menit kemudian, driver ojol tersebut meninggal di salah satu warung yang ada di Desa Batorasang, Kecamatan Tambelangan.

sumber : radarmadura.jawapos.com

Posting Komentar untuk "INNALILAHI, Sempat Sebut Allah-Allah dan Mengeluh Sakit, Sopir Ojol Meninggal Dunia"