Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

HANCUR, Belasan Remaja Wanita Jual Murah Dirinya di Medsos, 4 Diantaranya Masih Pelajar



 Setelah terjaring razia oleh personel Polsek Baruga di Hotel Grand DDNS di Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari terkait prostitusi online pada Selasa (6/4) kemarin, identitas 11 remaja wanita itu terungkap.

Kapolsek Baruga, AKP I Gusti Komang Sulastra mengatakan 4 remaja yakni TTE (17), ELA (17), AAP (18), dan AU (17) masih berstatus pelajar.

Sedangkan DORS (17), NWD (20), HA (20), EF (20), WAS (21), WD (18) dan TJ (19) adalah anak putus sekolah.

“Dari hasil introgasi yang dilakukan, mereka mengakui sebagai pekerja seks komersial (PSK),” ujarnya Rabu (7/4).

Kata dia, para remaja itu ini menjalankan aksinya dengan 2 cara, yakni menawarkan diri dengan menggunakan aplikasi MiChat dan menunggu pelanggan dari arahan teman-teman dekatnya.

Tak hanya melakukan penggrebekan prostitusi online, Komang juga bakal berkoordinasi dengan Sat Resnarkoba Polres Kendari untuk melakukan tes urine.

“Kita akan koordinasi dengan Sat Resnarkoba Polres Kendari untuk mengetahui, apakah mereka juga terlibat narkoba atau tidak,” pungkasnya saat ditemui di Mapolsek Baruga usai penggerebekan.

Untuk diketahui, 11 remaja ini masih diamankan di Mapolsek Baruga untuk diperiksa lebih jauh guna mengungkap mucikari yang diduga menjadi otak giat haram tersebut. Termaksud menunggu koordinasi agar dilakukan tes urine.

sumber : sultranesia.id

Posting Komentar untuk "HANCUR, Belasan Remaja Wanita Jual Murah Dirinya di Medsos, 4 Diantaranya Masih Pelajar"